REOG
TRUNOJOYO
Reog
Trunojoyo adalah sebuah kesenian Daerah Khas lamongan yang sedang berkembang.
Kesenian ini merupakan inovasi dari Kesenian daerah dari Ponorogo, yaitu Reog
Ponorogo. Reog Trunojoyo merupakan kesenian yang sangat Unik, meskipun Ide
dasarnya berasal dari reog Ponorogo, tetapi Kesenian ini memiliki beberapa
keunikan yang sangat menarik dibanding dengan kesenian – kesenian lainnya.
Kesenian jenis ini menggabungkan seni music, drama, tari dan dibumbui dengan
supranatural.
Reog
Trunojoyo berasal dari Desa Payaman kecamatan Solokuro Kabupaten Lamongan Jawa
Timur. Kesenian ini biasanya ditampilkan ketika ada acara – acara desa seperti Sunatan,
Karnaval dan juga diselenggarakan ketika mendapat undangan dari salah satu
warga yang memiliki hajatan.
Nama
Reog Trunojoyo sendiri memiliki makna Kejayaan, yaitu dengan harapan agar
kesenian reog Tradisional ini dapat berkembang dengan luas, dikenal oleh
masayarakat hingga Berjaya sesuai dengan namanya. Nama sebenarnya yaitu
Trunajaya, hanay saja masyarakat sudah mengenal bahwa nama kesenian ini adalah
Trunojoyo. Kesenian ini dipimpin oleh Bapak Muhammad Ahwan.
Tujuan
dari kesenian ini adalah untuk menghibur Masyarakat dan juga melestarikan
budaya yang semakin hari semakin terkikis oleh perkembangan zaman modern.
Kesenian ini juga benar – benar menampilkan sesuatu yang berbeda, Pemain dalam
Kesenian ini ada 20 Orang, yaitu ada yang menjadi pembawa Kepala Macan dengan
sayap Merak yang disebut dengan Barongan, pembawa Kuda sesek dan juga bertindak
sebagai penari sekaligus memerankan peranan utama dalam kesenian ini, Dua
Gndoruwo laki – laki dan perempuan yang bertindak sebagai gondoruwo Hamil, Garangan
atau biasa dikenal dengan sebutan Topengan, dan spemain musik dan juga seorang
supranatural. Supranatural sendiri ditampilkan untuk menarik minat penonton untuk menyaksikan kesenian tersebut
yang biasa dikenal Masyarakat dengan sebutan Kontakan.
Seiring
berjalannya waktu, kesenian ini sudah semakin dikenal oleh masyarakat Luas,
meskipun awalnya hanya sebatas gagasan. Latar belakang dari kesenian ini juga
agar Desa payaman lebih dikenal masyarakat luas, lebih – lebih dengan Inovasi
kesenian yang dimiliki. Pemeran dari reog itu sendiri adaah dari kalangan remaja
hingga orang Tua. Perbedaan dengan kesenian reog Ponorogo adalah, kalau
kesenian Reog Trunojoyo menggunakan merak yang lebih kecil disbanding dengan
reog Ponorogo, personel dari Reog Trunojoyo sendiri juga bermacam – macam.
Jenis music yang dibawakan juga lebih kepada music jawa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar